116 total views,  1 views today

Komponen 4 Manajemen Proyek mendukung kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Project Management Office (PMO). Komponen ini terdiri dari lima kategori kegiatan, yaitu:

  1. Project Coordination (Koordinasi Proyek): mendukung koordinasi program dari sisi staf dan bantuan teknis untuk mengelola proyek, memastikan aliran dana dilaksanakan tepat waktu dan sesuai prosedur. Penguatan koordinasi dilakukan melalui pelaksanaan workshop secara regular sebagai forum untuk membahas progres pelaksanaan, kendala/tantangan yang dihadapi dan solusi yang disepakati bersama.
  2. Project Monitoring and Evaluation (Pemantauan dan Evaluasi Proyek): menyediakan bantuan teknis yang diperlukan dalam hal pemantauan dan evaluasi proyek. Konsultan yang memberikan bantuan teknis wajib memberikan hasil penilaian terhadap pencapaian indikator kunci kepada PMO/Sekretariat PMO, dan selanjutnya di upload di website RISTEK untuk menjamin transparansi.
  3. Memperkuat fungsi dan peran Sekretariat PMO dengan memberikan pelatihan dalam bidang pengadaan dan project management, termasuk merekrut Procurement Specialist dan Financial Management Specialist untuk membantu dalam proses pengadaan dan tata kelola keuangan dari mulai penganggaran sampai dengan pertanggung jawaban, serta tindak lanjut audit sesuai yang dibutuhkan.
  4. Mengelola kegiatan supervisi ataupun pertemuan berkala dengan Project Technical dan Steering Committee guna mendapatkan arahan kebijakan, dan penyelesaian bila ada permasalahan yang timbul dan membutuhkan persetujuan dari Technical Committee dan Steering Committee.
  5. Incremental Operations Cost (Tambahan Biaya Operasional): menyediakan tambahan biaya operasional yang dibutuhkan oleh PMO/Sekretariat PMO untuk melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan program.

Serapan Anggaran RISET-Pro Per Tahun sejak awal proyek: