MonevRisbang Bersinergi dengan SIIN

0
(0)

 36 total views,  1 views today

Dua aplikasi penyedia data kegiatan riset, yaitu Sistem Informasi Eksekutif Monitoring Evaluasi Riset dan Pengembangan (MonevRisbang) dan Sistem Informasi Iptek Nasional (SIIN), bersinergi. Keduanya akan saling melengkapi data riset nasional.

SIIN dikelola oleh Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemenristek/BRIN. “MonevRisbang dan SIIN disinergikan tata kelolanya sehingga produsen data dari luar bisa dimasukkan ke dalam MonevRisbang dan datanya dapat diketahui dikeduanya,” tutur Hera Probowati, analis data dan informasi Pusdatin, dalam Penyusunan Laporan Akhir MonevRisbang, di Hotel Santika, BSD, Tangerang Selatan, Kamis 26 November.

SIIN memuat data Iptek ke dalam beberapa bagian seperti Lembaga Litbang, SDM Litbang, Anggaran Litbang, Kegiatan Litbang dan Output Litbang. Sedangkan sektor Data Litbang meliputi lembaga litbang pemerintah, badan usaha, perguruan tinggi dan lembaga swadaya masyarakat.

Tahap-tahap pengumpulan data Iptek yang terdapat di SIIN dimulai sejak tahun 2017 sampai dengan saat ini. Sementara MonevRisbang kegiatan penelitian yang sudah dimasukan sejak tahun 2005 hingga saat ini yang totalnya mencapai 500 ribu lebih.

Selain SIIN, MonevRisbang juga akan terhubung dengan Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT). TKT adalah tingkat kematangan atau kesiapterapan suatu hasil penelitian dan pengembangan teknologi tertentu yang diukur secara sistematis menurut skala 1 (penelitian dasar) sampai 9 (tingkat kematangan teknologi).

Koneksi MonevRisbang dan TKT diantaranya adalah menyediakan data hasil pengukuran TKT berdasarkan Kode TKT yang diminta, data hasil pengukuran TKT berdasarkan peneliti (aktor), dan data hasil pengukuran TKT berdasarkan level TKT. Disamping itu, TKT juga menyalurkan data yang berasal dari SIM-PRN dan Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (Simlitabmas).

Sementara itu, Irsan Pawennei, Konsultan Harmonisasi Antar-Komponen, menambahkan pengukuran TKT yang dapat diakses di MonevRisbang dapat digunakan untuk menyeleksi proposal yang diajukan oleh peneliti. “Seleksi itu bisa melalui judul penelitian, karena ada pengukurannya jadi jangan sampai penelitian yang pernah diajukan kemudian didaftarkan kembali,” ungkap Irsan.

Dalam penyusunan laporan akhir ini, disampaikan juga pengembangan fitur terbaru yang ada di MonevRisbang yaitu pencarian riset berdasarkan nama peneliti. “Pencarian peneliti atau research actor yang telah dioptimasi agar menampilkan hasil pencarian lebih cepat“ Ardiansyah, Konsultan Pengembang MonevRisbang. Dari Tim Pengembang MonevRisbang lainnya menyampaikan bahwa sedang dilakukan proses perbaikan data yang berasal dari basis data SIMLITABMAS. “Tidak ditemukan kesulitan dalam proses ini, harapannya dalam beberapa hari akan dapat diselesaikan.”, kata Dwi Purwanto, Konsultan Pengembang MonevRisbang.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *